Perusahaan Air Minum Tirta Nusa Selesaikan Perbaikan Pipa Pecah yang Tertimpa Pohon

0
56
Direktur Perumda Air Minum Trita Nusa Natuna, Zaharuddin bersama tim saat melakukan perbaikan pipa yang tertimpa pohon

Natuna – Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Nusa Natuna berhasil menyelesaikan perbaikan pipa distribusi utama yang mengalirkan air ke pelanggan di wilayah Jalur Sungai Ulu, Jalan Pramuka atas, mulai dari lampu merah Matahari Toys hingga belakang Gedung Serindit.

Sebelumnya, aliran air sempat terhenti akibat dua titik pipa pecah yang disebabkan pohon tumbang di kawasan hutan.

Direktur Perumda Tirta Nusa, Zaharuddin, menjelaskan bahwa pipa yang terpasang di daerah tersebut masih menggunakan bahan PVC non-standar, sehingga lebih rentan rusak bila tertimpa pohon atau terkena tekanan berat lainnya.

“Ada dua titik pipa yang pecah karena tertimpa pohon. Alhamdulillah, perbaikan saat ini sudah selesai dan proses pengaliran air ke pelanggan sudah mulai dilakukan kembali,” ujar Zaharuddin, Minggu (14/12/2025).

Ia menambahkan, tim teknis harus menempuh perjalanan sekitar enam jam untuk mencapai lokasi perbaikan. Jalur menuju titik kerusakan cukup ekstrem dan penuh rintangan, mulai dari medan berlumpur hingga melintasi hutan lebat, sehingga proses perbaikan membutuhkan tenaga dan ketelitian ekstra.

Meski menghadapi tantangan berat di lapangan, seluruh tim berhasil menyelesaikan perbaikan dengan baik.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Perusahaan Air Minum Tirta Nusa menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas gangguan layanan air bersih selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama beberapa waktu terakhir. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat jaringan distribusi air,” tambah Zaharuddin.

PDAM Tirta Nusa berkomitmen untuk melakukan pemantauan jaringan pipa di titik-titik rawan. Namun, karena sebagian pipa yang digunakan merupakan pipa tua dan belum memenuhi standar dan berada di tengah hutan maka proses perawatan dan perbaikan membutuhkan tenaga ekstra dan waktu yang tidak sedikit. (Bk/Dika)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini