Anambas – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas terus menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat.
Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan personel Kodim 0318/Natuna adalah pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) komunal di Kampung Mubur Kecil, RT 06/RW 03, Desa Piasan, Kecamatan Siantan Utara, Selasa (28/04/2026).
Pembangunan fasilitas sanitasi ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses terhadap MCK yang layak. Kehadiran TNI pun disambut antusias oleh masyarakat, terlebih proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong.
Personel TNI bersama warga tampak kompak mengerjakan pembangunan, mulai dari menggali fondasi, mencampur material, hingga menyusun dinding bangunan. Kebersamaan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat, meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca pesisir yang cukup ekstrem.
MCK komunal ini dibangun dengan desain sederhana namun fungsional, dilengkapi sekat untuk menjaga privasi serta sistem pembuangan limbah yang memenuhi standar kesehatan. Lokasinya yang berada di tengah permukiman padat penduduk dinilai strategis dan mudah diakses, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak.
Salah satu warga, Rosmina (42), mengaku sangat terbantu dengan pembangunan tersebut.
“Dulu kami kesulitan kalau mau mandi atau ke belakang, harus antre dan jaraknya jauh. Sekarang Alhamdulillah lebih mudah, lebih bersih, dan tidak khawatir lagi soal kesehatan,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, personel TNI juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun.
Program TMMD ke-128 ini dijadwalkan berlangsung hingga Mei 2026, sebagai wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup warga desa.
Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, MCK komunal di Kampung Mubur Kecil diharapkan segera dapat dimanfaatkan secara optimal, sekaligus menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih sehat dan desa yang mandiri. (Bk/Dika)













