
Lingga – Semangat olahraga dan kebersamaan masyarakat kembali terasa dalam pembukaan Turnamen Sepak Bola Tanjung Lipat Cup IX 2026 yang digelar di Desa Tanjung Lipat, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Senin (10/8/2026).
Turnamen tersebut diikuti sebanyak 64 tim yang berasal dari sejumlah desa dan kecamatan. Kompetisi ini secara resmi dibuka oleh Camat Bakung Serumpun, Dodi, yang hadir bersama masyarakat, tokoh desa, panitia penyelenggara, para pemain, serta tamu undangan.
Pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan tarian dari anak-anak SDN 017 Tanjung Lipat yang turut menambah semarak kegiatan.
Kehadiran Camat Bakung Serumpun menjadi bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap pengembangan olahraga di tingkat desa. Dalam sambutannya, Dodi menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan masyarakat Desa Tanjung Lipat yang telah berinisiatif menggelar turnamen tersebut.
Menurutnya, kegiatan olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan rasa persatuan dan kebersamaan masyarakat.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah memperkuat silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta mencari bibit-bibit atlet sepak bola yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Lingga,” ujar Dodi.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi nilai-nilai fair play selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kemenangan memang menjadi target dalam sebuah kompetisi, namun sportivitas dan persaudaraan harus tetap menjadi prioritas.
Dodi juga mengingatkan perangkat pertandingan agar menjalankan tugas secara profesional, netral dan adil selama kompetisi berlangsung.
“Kepada pengadil di lapangan, pimpin pertandingan dengan sportivitas dan netral. Jangan ada pilih kasih terhadap tim yang bertanding. Berikan keputusan yang adil sehingga turnamen ini dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Selain menjadi wadah kompetisi, Turnamen Tanjung Lipat Cup IX 2026 juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran peserta dan penonton dari berbagai daerah dinilai dapat menggerakkan aktivitas pelaku usaha kecil dan pedagang di sekitar lokasi pertandingan.
Dodi menegaskan bahwa pembinaan olahraga harus dimulai dari tingkat desa. Menurutnya, banyak atlet berbakat lahir dari berbagai turnamen lokal sebelum kemudian berkembang dan mampu bersaing di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita memberi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan mereka. Saya berharap turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Desa Tanjung Lipat,” katanya.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Dodi secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Tanjung Lipat Cup IX 2026.
Pembukaan turnamen tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat olahraga, persaudaraan dan kebersamaan masyarakat di Kecamatan Bakung Serumpun.(Bk/Iwan)












