40 Ribu Bibit Cabai Mulai Disalurkan, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat Kepri

0
9
FOTO : Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar saat menyalurkan bibit cabe di UPTD Balai Perbenihan, Pengawasan dan Sertifikasi serta Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan DKP2KH Provinsi Kepri di Tembeling Toapaya, Bintan.

Bintan – Upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Kepulauan Riau terus digencarkan. Salah satunya melalui penyaluran bantuan bibit cabai yang resmi diluncurkan, Senin (27/4/2026).

Program ini menyasar masyarakat di sejumlah daerah, khususnya Tanjungpinang, Bintan, dan Batam, sebagai bagian dari strategi penguatan pangan berbasis rumah tangga.

Peluncuran penyaluran bibit dilakukan secara simbolis oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, di UPTD Balai Perbenihan, Pengawasan dan Sertifikasi serta Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan DKP2KH Provinsi Kepri di Tembeling Toapaya, Bintan.

Dalam sambutannya, Dewi Kumalasari menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Kegiatan ini sebenarnya sudah berjalan dan bibit telah banyak didistribusikan. Namun peluncuran resminya kita laksanakan di Bintan,” ujarnya.

Dorong Kemandirian Pangan Rumah Tangga

Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, hingga saat ini sebanyak 40 ribu bibit cabai telah disalurkan kepada masyarakat.

Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga mendorong kemandirian pangan berbasis rumah tangga serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

Dewi berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal.

“Kami berharap bibit yang diterima dapat ditanam dan dirawat dengan baik agar tumbuh subur dan memberikan manfaat nyata,” katanya.

Potensi Tingkatkan Kesejahteraan

Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan dapur, keberadaan tanaman cabai di pekarangan rumah diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Jika dikelola dengan baik, hasil panen cabai dapat menjadi sumber pendapatan tambahan sekaligus memperkuat stabilitas harga di tingkat lokal.

“Ini bukan hanya soal ketahanan pangan, tetapi juga peluang meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Dewi.

Kolaborasi Lintas Sektor

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri, termasuk Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Rika Azmi, dan Kepala BPS Kepri Toto Haryanto Silitonga.

Hadir pula perwakilan organisasi seperti IWAPI dan Perum Bulog, yang menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan di daerah.

Dengan semangat gotong royong dan pemanfaatan lahan pekarangan, program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini