Pemerintah Kota Batam Raih Penghargaan Dukungan Program MBG, Amsakar Achmad Tegaskan Pendidikan Kunci Masa Depan

0
36
FOTO : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima penghargaan kategori Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Kepulauan Riau.

Batam – Pemerintah Kota Batam kembali menorehkan prestasi di sektor pendidikan. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima penghargaan kategori Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Kepulauan Riau.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPMP Kepri, Warsita, dalam acara Malam Apresiasi Pendidikan dan Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang digelar di Planet Holiday Hotel, Batuampar, Sabtu (14/2/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung pada 13–15 Februari 2026 ini mengusung tema “Memperkuat Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” dan menjadi forum strategis konsolidasi para pemangku kepentingan pendidikan di daerah.

Pendidikan sebagai Instrumen Mobilitas Sosial

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Ia menilai pendidikan menjadi instrumen paling efektif untuk meningkatkan daya saing masyarakat.

“Mustahil berbicara tentang daya saing jika SDM tidak dipersiapkan dengan baik. Pendidikan adalah jalan paling efektif untuk mengubah kehidupan, dari tidak mampu menjadi mampu, dari tidak diperhitungkan menjadi diperhitungkan,” ujarnya.

Ia mencontohkan negara seperti Jepang yang bangkit pascaperang dengan memperkuat peran tenaga pendidik, serta Singapura yang mampu menjadi negara maju meski minim sumber daya alam, berkat fokus pada pembangunan kualitas manusianya.

Anggaran Pendidikan Rp1,1 Triliun dan Program Nyata

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan anggaran dan berbagai program konkret. Pada periode 2025–2026, Pemko Batam mengalokasikan sekitar Rp1,1 triliun untuk sektor pendidikan melalui Dinas Pendidikan, dari total APBD sebesar Rp4,3 triliun.

Selain itu, pemerintah juga telah membagikan 105.670 stel seragam gratis kepada siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Di sektor pendidikan tinggi, Pemko Batam menyalurkan beasiswa kepada 2.025 mahasiswa, termasuk kuota khusus bagi anak hinterland dan keluarga kurang mampu.

Pemko Batam juga merencanakan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih (Sekolah Garuda) seluas 18 hektare dengan konsep boarding school, yang didukung kontribusi pengusaha senilai Rp150 miliar.

Program MBG sebagai Investasi Masa Depan

Terkait Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, Amsakar menyebut program tersebut sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan bangsa.

“Program ini bukan sekadar pemenuhan gizi, tetapi investasi masa depan. Di Batam, kami mengawal agar pelaksanaannya berdampak langsung pada kesehatan siswa sekaligus menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari dapur mandiri hingga pemberdayaan petani,” jelasnya.

IPM Batam Tertinggi di Kepri

Amsakar menambahkan, kinerja sektor pendidikan turut berkontribusi terhadap capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam yang saat ini mencapai angka 83,8. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau dan termasuk salah satu yang terbaik di wilayah Sumatera.

“Jika IPM meningkat, kemiskinan menurun, dan ekonomi tumbuh, berarti tata kelola pemerintahan berada di jalur yang tepat. Saya mengajak seluruh kepala dinas dan kepala sekolah untuk terus melakukan evaluasi serta merumuskan langkah taktis yang implementatif,” tutupnya.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini