
Lingga – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Babul Ikhlas, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (23/2/2026).
Dalam sambutannya, Ansar menyampaikan bahwa memasuki satu tahun masa amanah jabatan periode kedua, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan melanjutkan program-program prioritas pada periode pertama, sekaligus menghadirkan sejumlah program baru yang berorientasi pada pembangunan jangka panjang.
Meski demikian, ia menegaskan setiap daerah perlu melakukan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menyusul berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk menggandeng mitra strategis agar pembangunan tetap berjalan optimal.
“Kita memahami adanya keterbatasan anggaran, namun program-program kemasyarakatan tetap kita lanjutkan. Pemerintah tidak boleh berhenti melayani dan membangun,” tegas Ansar.
Salah satu program unggulan yang terus diperkuat adalah Program Kepri Terang. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau hampir 15 ribu rumah masyarakat. Pada tahun 2026, pemerintah kembali menargetkan pemasangan listrik untuk 1.000 rumah tambahan, dengan Kabupaten Lingga menjadi daerah penerima manfaat terbanyak.
Di bidang keagamaan dan pengembangan sumber daya manusia, Pemprov Kepri juga memberikan dukungan melalui program beasiswa pendidikan, khususnya sektor kesehatan. Tahun ini, pemerintah menyiapkan beasiswa bagi 58 dokter untuk menempuh pendidikan spesialis dan subspesialis, baik di rumah sakit kabupaten/kota maupun rumah sakit provinsi.
“Beasiswa dokter spesialis ini bernilai sekitar Rp200 juta per orang, dengan skema pembiayaan sharing antara APBD provinsi dan kabupaten/kota. Harapannya, ini mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Pemprov Kepri berencana membangun gedung poli Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dengan nilai anggaran mencapai Rp100 miliar guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan rujukan.
Di sektor pendidikan, Ansar menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan program sekolah gratis. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para ustaz dan tokoh agama atas peran aktif dalam membina umat serta menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Menutup sambutannya, Ansar mengajak masyarakat memaknai bulan suci Ramadan dengan penuh kesederhanaan serta menjadikannya sebagai momentum pembentukan karakter dan peningkatan kualitas kehidupan, baik secara spiritual maupun sosial.
“Mari kita jadikan Ramadan sebagai ajang pembentukan karakter dan semangat untuk membangun Kepulauan Riau yang lebih baik,” pungkasnya.
Editor : Papi












