Plafon Gedung Perpustakaan Natuna Sempat Ambruk, Kadis Pastikan Perbaikan Tuntas dan Layanan Tetap Berjalan

0
35
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Natuna menunjukkan plafon yang sudah selesai diperbaiki

Natuna – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi, memberikan penjelasan terkait insiden ambruknya sebagian plafon gedung perpustakaan Idrus M. Thahar yang terjadi beberapa waktu lalu.

Ia menyampaikan bahwa sejak awal proses pembangunan, proyek gedung perpustakaan tersebut telah melalui tahapan pengawasan yang ketat. Pengawasan dilakukan oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta mendapat pendampingan dari pihak kejaksaan.

“Pembangunan gedung ini sejak awal sudah diawasi dengan baik, termasuk telah melalui proses audit oleh pihak terkait, dan hasilnya tidak ditemukan adanya kejanggalan,” jelasnya.

Peristiwa jatuhnya plafon sendiri terjadi pada 25 Maret 2026. Saat itu, informasi awal diterima dari pegawai yang pertama kali membuka kantor dan mendapati kondisi plafon telah ambruk di beberapa bagian.

Mendapat laporan tersebut, Erson langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

Gedung perpustakaan diketahui telah selesai dibangun pada Desember 2024, dengan masa pemeliharaan hingga Juni 2025. Dengan demikian, secara ketentuan, masa tanggung jawab pemeliharaan oleh pihak ketiga telah berakhir.

Namun demikian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tetap mengedepankan komunikasi yang baik dengan pihak kontraktor. Melalui pendekatan tersebut, pihak ketiga bersedia membantu proses perbaikan.

“Alhamdulillah, perbaikan dapat dilakukan dengan dukungan dari pihak ketiga,” ungkapnya pada Rabu (15/04/2026).

Proses perbaikan telah rampung pada Sabtu tanggal 11 April 2026, dengan durasi pengerjaan sekitar satu minggu. Pekerjaan dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, pihaknya juga melakukan penguatan pada pemasangan plafon, termasuk peningkatan kekuatan pada sistem pengikat, guna meminimalisir potensi kejadian serupa.

Saat ini, layanan perpustakaan telah kembali berjalan normal, dan masyarakat dapat kembali memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan nyaman. (Bk/Dika)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini