TP-PKK Anambas Gelar Pembinaan Program Kampung CERIA 2026 Secara Daring

0
12
Doc. Diskominfotik- KKA. Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Ny. Sinta Aneng, Saat mengikuti kegiatan pembinaan dan pengembangan Program Kampung CERIA (Cerdas, Ekonomi, Ramah Lingkungan, Inovasi, dan Aman Pangan) Tahun 2026.

Bursakota.co.id, Anambas – Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengembangan Program Kampung CERIA (Cerdas, Ekonomi, Ramah Lingkungan, Inovasi, dan Aman Pangan) Tahun 2026, Kamis (30/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah tersebut diikuti Ketua TP-PKK kecamatan beserta jajaran pengurus se-Kabupaten Kepulauan Anambas melalui pertemuan daring selama empat hari, mulai 27 hingga 30 April 2026.

Program pembinaan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sosialisasi Program Kampung CERIA yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Desember 2025 hingga Februari 2026 kepada 10 TP-PKK kecamatan.

Pelaksanaan pembinaan dibagi berdasarkan kelompok kerja (Pokja). Hari pertama diperuntukkan bagi Pokja I, hari kedua Pokja II, hari ketiga Pokja III, dan hari keempat Pokja IV.

Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Ny. Sinta Aneng, mengatakan Program Kampung CERIA menjadi langkah strategis dalam mendorong pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui pendekatan terpadu dan berkelanjutan.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu menciptakan kampung yang cerdas dalam pengelolaan sumber daya, kuat dalam ekonomi keluarga, peduli terhadap lingkungan, inovatif, serta menjamin keamanan pangan masyarakat.

“Melalui program ini, kita ingin menghadirkan kampung-kampung yang cerdas dalam pengelolaan sumber daya, kuat dalam ekonomi keluarga, peduli terhadap lingkungan, mampu berinovasi, serta menjamin keamanan pangan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh TP-PKK kecamatan dapat berperan aktif dan bersinergi guna mendukung keberhasilan Program Kampung CERIA di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Selain itu, melalui kegiatan pembinaan tersebut, TP-PKK kecamatan diharapkan semakin memahami arah dan mekanisme pelaksanaan program, termasuk segera menetapkan desa yang akan dijadikan lokus atau pilot project.

Dengan demikian, berbagai program yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(BK/Jun).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini