Tanjungpinang – Ajang balap sepeda internasional Tour de Bintan 2026 kembali digelar dan menargetkan partisipasi sebanyak 700 pembalap dari berbagai negara. Event sport tourism unggulan Kepulauan Riau ini dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Agustus 2026 di kawasan Lagoi Bay, Bintan Resorts, Kabupaten Bintan.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh penyelenggaraan event yang telah menjadi agenda internasional tersebut.
Hal itu disampaikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat memimpin Rapat Persiapan Penyelenggaraan Tour de Bintan 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026).
“Tour de Bintan bukan hanya ajang olahraga internasional, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata yang sangat efektif,” ujar Ansar.
Menurutnya, event ini diyakini mampu mendatangkan wisatawan mancanegara dalam jumlah besar sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kepulauan Riau, khususnya Kabupaten Bintan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Tour de Bintan menghadirkan berbagai kategori lomba yang dapat diikuti peserta dari berbagai tingkat kemampuan. Kategori utama yang menjadi sorotan adalah Union Cycliste Internationale (UCI) 1.2 Point Race, yakni perlombaan resmi yang memberikan poin peringkat internasional bagi para pesertanya.
Selain itu, tersedia kategori Gran Fondo Classic 150 kilometer, Gran Fondo Century 100 kilometer, Gran Fondo Challenge 70 kilometer, Gran Fondo Discovery 45 kilometer, serta Individual Time Trial sejauh 17 kilometer.
Sebanyak 700 peserta yang ditargetkan mengikuti event ini akan melintasi rute-rute yang menyuguhkan panorama khas tropis Pulau Bintan, mulai dari hamparan pantai, kawasan perkampungan, hingga tepian hutan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pesepeda dari berbagai negara.
Chief Operating Officer Bintan Resorts Cakrawala, Abdul Wahab, mengatakan bahwa Tour de Bintan telah menjadi salah satu flagship event yang terbukti mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun internasional ke Pulau Bintan.
“Event ini memiliki nilai strategis dalam memperluas eksposur Pulau Bintan ke pasar internasional, mencerminkan kesiapan kawasan sebagai tuan rumah event dunia, sekaligus memperkuat citra Bintan sebagai destinasi active lifestyle dan leisure melalui kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan komunitas olahraga,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, serta komunitas olahraga, Tour de Bintan 2026 diharapkan kembali menjadi magnet wisata internasional yang mampu memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Editor : Papi













