Ansar Dorong Karimun Jadi Motor Baru Ekonomi Utara Indonesia, Andalkan Industri dan Konektivitas

0
19
FOTO : Gubernur Ansar saat membuka Lokakarya Akademik Fraksi PKS MPR RI bertema “Membedah Potensi Ekonomi Karimun Kepulauan Riau” yang digelar di Aston Batam Hotel & Residence, Sabtu (13/6/2026).

Batam – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan Kabupaten Karimun memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi di kawasan Selat Malaka dan wilayah utara Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ansar saat membuka Lokakarya Akademik Fraksi PKS MPR RI bertema “Membedah Potensi Ekonomi Karimun Kepulauan Riau” yang digelar di Aston Batam Hotel & Residence, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Ansar, Provinsi Kepulauan Riau memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang ekonomi Indonesia di wilayah utara. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepri telah menyusun roadmap transformasi ekonomi sebagai arah pembangunan jangka panjang daerah.

“Kita ingin mengembalikan Kepri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan utara Indonesia. Potensi yang kita miliki sangat besar, baik dari sektor industri, perdagangan, jasa, pariwisata maupun kemaritiman,” ujarnya.

Infrastruktur Jadi Kunci Pertumbuhan

Ansar menegaskan pembangunan infrastruktur konektivitas menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Kepri terus memperjuangkan sejumlah proyek strategis, mulai dari pembangunan jembatan hingga peningkatan sarana transportasi yang menghubungkan pusat-pusat ekonomi di wilayah Kepri.

Menurutnya, Karimun memiliki keunggulan kompetitif karena berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan berhadapan langsung dengan Singapura serta Malaysia.

Selain itu, Karimun juga memiliki kawasan industri dan investasi yang terus berkembang dengan peluang besar pada sektor industri berbasis teknologi tinggi.

“Karimun mempunyai potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu andalan ekonomi Kepri. Dengan dukungan konektivitas yang semakin baik, baik antarpulau maupun ke negara tetangga, peluang pertumbuhannya sangat terbuka,” katanya.

Pengembangan Bandara dan Pariwisata

Gubernur Ansar juga menyoroti pentingnya pengembangan infrastruktur transportasi udara di Karimun. Menurutnya, peningkatan kapasitas bandara akan menjadi salah satu faktor strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, serta mobilitas masyarakat dan dunia usaha.

Ia optimistis kehadiran bandara yang lebih representatif akan semakin memperkuat posisi Karimun sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Kepri.

Selain sektor industri dan konektivitas, Ansar turut memaparkan perkembangan sektor pariwisata Kepri yang terus menunjukkan tren positif pascapandemi.

“Kepri memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Kita terus melakukan berbagai upaya untuk memperkuat daya saing destinasi wisata serta meningkatkan konektivitas dengan negara-negara tetangga,” ujarnya.

Lokakarya tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Iskandarsyah, Iwan Setiawan, serta Azis Kasim Djou.

Kegiatan juga dihadiri Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Almuzzammil Yusuf, Ketua Fraksi PKS MPR RI Tifatul Sembiring, jajaran pengurus PKS Kepri, anggota DPRD, akademisi, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan yang membahas masa depan pengembangan ekonomi Karimun.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini