
Lingga – Program Beasiswa Pendidikan dan Dakwah Khusus yang diinisiasi oleh BAZNAS RI bekerja sama dengan MDT Al-Fatih Lingga terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat muallaf di wilayah terpencil.
Salah satu kegiatan pembinaan keagamaan dan literasi Al-Qur’an dilaksanakan di Pulau Dapur Arang Secawar, Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Sabtu (25/1/2026).
Kegiatan tersebut menyasar komunitas muallaf Suku Laut sebagai bagian dari upaya penguatan akidah, peningkatan pemahaman keagamaan, serta pendampingan spiritual bagi masyarakat adat yang tinggal di kawasan pesisir dan pulau-pulau terpencil.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MDT Al-Fatih Lingga beserta pengurus, Ketua BAZNAS Kabupaten Lingga Ruslan, pengurus MUI Kabupaten Lingga, Ketua Suku Adat, warga muallaf, warga Kristen setempat, serta anak-anak muallaf Suku Laut yang mengikuti pembinaan dengan penuh antusias.
Selain memberikan pembinaan keagamaan mengenai pentingnya menuntut ilmu agama dan belajar membaca Al-Qur’an, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada 13 keluarga muallaf. Tidak hanya itu, BAZNAS juga memberikan bantuan uang saku kepada ustadz pembina serta anak-anak muallaf sebagai bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran yang sedang berlangsung.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Lingga, Ruslan, mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid dan musholla melalui pelaksanaan shalat berjamaah, belajar Al-Qur’an, serta menghidupkan berbagai aktivitas keagamaan yang dapat memperkuat ukhuwah dan keimanan.
“Masjid dan musholla bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Mari kita manfaatkan sebagai tempat belajar dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MDT Al-Fatih Lingga, Muhammad Solihin, memberikan motivasi kepada warga agar terus bersemangat mempelajari Al-Qur’an dan memperbaiki tata cara ibadah, khususnya shalat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kualitas ibadah dan memperdalam pemahaman agama.
Di kesempatan yang sama, Iswandi selaku Imam Musholla sekaligus pembina keagamaan warga Suku Laut di Dapur Arang menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Lingga.
Menurutnya, kehadiran program tersebut tidak hanya membantu dari sisi materi, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi baru bagi masyarakat dalam memperkuat kehidupan beragama.
“Dukungan yang diberikan sangat berarti bagi warga di sini. Selain bantuan kebutuhan pokok, pembinaan seperti ini menambah semangat kami untuk terus belajar dan meningkatkan pemahaman agama,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ndok, Ketua Suku Adat setempat. Ia berharap kegiatan pembinaan dan siraman rohani bagi warga muallaf dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.
Menurutnya, masyarakat Suku Laut masih membutuhkan pendampingan keagamaan yang intensif agar proses penguatan akidah dan pemahaman Islam dapat berjalan dengan baik.
Melalui Program Beasiswa Pendidikan dan Dakwah Khusus ini, BAZNAS RI bersama MDT Al-Fatih Lingga tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga membangun harapan dan memperkuat pondasi spiritual masyarakat muallaf Suku Laut.
Program tersebut diharapkan menjadi jembatan dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat pesisir Kabupaten Lingga.(Bk/Iwan)












