
Asahan – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 Tahun 2026 memperebutkan Piala Dandim 0208/Asahan di Stadion Mutiara Kisaran, Senin (27/7/2026).
Turnamen yang mengusung tema “Junjung Tinggi Sportivitas, Pererat Persatuan, Raih Prestasi Jadi Juara” tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus ajang mempererat kebersamaan melalui olahraga.
Sebanyak 15 tim dari berbagai instansi pemerintah, organisasi profesi, perguruan tinggi, hingga pemerintah desa turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Selain memperebutkan gelar juara, seluruh peserta diharapkan menjunjung tinggi nilai sportivitas, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.
Ketua panitia, Ali Ibra Manurung, mengatakan peserta turnamen dibagi ke dalam empat grup. Tim yang berpartisipasi meliputi FC APDESI Asahan, FC PAPDESI Asahan, FC Kodim 0208/Asahan, FC Polres Asahan, IKA UMMAS, FC ILUNI UNA, FC KONI Asahan, FC PERADI Astara, FC PWI Asahan, FC Pemkab Asahan, FC Kemenag Asahan, FC Camat se-Asahan, FC BSP Kisaran, FC Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V, dan FC FORWAKA Asahan.
Sementara itu, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra, S.H., M.I.P., mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarinstansi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan atlet sepak bola berbakat di Kabupaten Asahan.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga sekaligus upaya mempererat persatuan, meningkatkan sportivitas, dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui turnamen ini kami berharap lahir atlet-atlet sepak bola berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Asahan di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para wasit agar memimpin pertandingan secara profesional, jujur, dan adil sesuai peraturan yang berlaku. Kepada seluruh pemain dan ofisial, Dandim mengajak untuk menghormati setiap keputusan wasit serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Menurutnya, olahraga bukan semata tentang kemenangan atau kekalahan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengapresiasi penyelenggaraan turnamen sebagai bagian dari upaya menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia menilai olahraga merupakan media yang efektif untuk mempererat persatuan sekaligus membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berprestasi.
Bupati juga mengungkapkan bahwa setelah sukses menggelar Piala Bhayangkara dan Turnamen Piala Dandim, Pemerintah Kabupaten Asahan berencana menyelenggarakan Piala Bupati Asahan untuk kelompok usia 12, 13, 14, dan 15 tahun sebagai bentuk komitmen dalam pembinaan sepak bola usia dini.
“Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami berharap akan lahir bibit-bibit pesepak bola muda yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Asahan di masa depan,” ujarnya.
Editor : Papi












