Kantor SAR Natuna Asah Kemampuan Rescuer, 15 Personil Ikuti Latihan Water Rescue di Pantai Tanjung

0
17
FOTO : Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menggelar Latihan Rutin Water Rescue di Pantai Tanjung, Natuna, Rabu (30/9/2026).

Natuna, Bursakota.co.id – Menghadapi karakter wilayah Natuna yang sebagian besar berupa perairan, kesiapsiagaan personel pencarian dan pertolongan menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan di laut.

Untuk menjaga kemampuan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menggelar Latihan Rutin Water Rescue di Pantai Tanjung, Natuna, Rabu (30/9/2026).

Sebanyak 15 personel rescuer mengikuti latihan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan fisik, keterampilan teknis, sekaligus kesiapan dalam melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan di wilayah perairan.

Dalam kegiatan tersebut, Kantor SAR Natuna mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya satu unit perahu karet, motor tempel (mopel) 30 PK, lima set peralatan scuba diving, life jacket, ring buoy, torpedo buoy, serta tali lontar.

Latihan diawali dengan briefing dan doa bersama. Personel kemudian melakukan pemanasan atau stretching sebelum memasuki rangkaian latihan inti.

Salah satu materi yang diberikan adalah simulasi ketahanan fisik melalui metode Run Swim Run. Metode tersebut menjadi bagian dari latihan untuk menguji kemampuan personel dalam berpindah dari darat ke air dan kembali ke darat dalam kondisi yang membutuhkan ketahanan fisik.

Selain itu, personel juga melakukan pemantapan pengoperasian motor tempel serta penggunaan peralatan scuba diving.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, S.E., mengatakan latihan rutin diperlukan untuk memastikan personel selalu berada dalam kondisi siap ketika sewaktu-waktu harus diterjunkan dalam operasi SAR di laut.

“Latihan rutin ini sangat penting untuk menjaga kesiapan fisik, mental, dan penguasaan alut laut bagi seluruh personel, khususnya rescuer. Melalui integrasi latihan Run Swim Run hingga pemantapan materi scuba diving, harapan kami seluruh personel selalu dalam kondisi siap siaga untuk menghadapi berbagai situasi kedaruratan di laut,” ujar Abdul Rahman.

Menurutnya, penguasaan teknik dan peralatan tidak cukup hanya diperoleh melalui pembelajaran teori. Kemampuan tersebut perlu terus diasah melalui latihan berkala agar setiap personel mampu bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi kondisi sebenarnya di lapangan.

Hal ini menjadi semakin penting bagi Natuna yang memiliki wilayah perairan luas serta aktivitas masyarakat yang banyak berkaitan dengan laut.

Latihan tersebut sekaligus menjadi sarana evaluasi dan pemeliharaan kompetensi personel agar standar kemampuan rescuer tetap terjaga.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Melalui latihan berkelanjutan, Kantor SAR Natuna berupaya mempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuan pencarian dan pertolongan di air.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan SAR yang profesional, modern, dan teruji kepada masyarakat, khususnya ketika menghadapi keadaan darurat di wilayah perairan Natuna.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini