Natuna – Perjuangan kontingen Kabupaten Natuna di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 masih terus berlanjut.
Di tengah persaingan atlet dari berbagai kabupaten dan kota, para atlet Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah menunjukkan semangat pantang menyerah dengan mengumpulkan 18 medali sementara.
Hingga Selasa (3/11/2026) pukul 19.00 WIB, kontingen Natuna berhasil mengoleksi dua medali emas, dua perak, dan 14 perunggu dalam kompetisi yang berlangsung di Kota Tanjungpinang.
Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras para atlet yang telah berjuang membawa nama daerah di panggung olahraga tingkat provinsi. Namun, bagi Natuna, perjuangan belum selesai. Sejumlah cabang olahraga masih menjalani pertandingan, sehingga peluang untuk menambah medali tetap terbuka.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Natuna, Fahmi, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah memberikan kemampuan terbaiknya.
Menurutnya, perolehan medali sementara tersebut merupakan hasil dari kerja keras, persiapan, dan semangat kompetitif para atlet. Ia pun optimistis kontingen Natuna masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan prestasi hingga berakhirnya Porprov.
“Harapan kami para atlet kita masih bisa menambah perolehan medali di ajang Porprov ini,” ungkap Fahmi.
Fahmi berharap para atlet yang masih bertanding dapat menjaga konsentrasi, semangat, serta kondisi fisik agar mampu tampil maksimal pada setiap pertandingan.
Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Natuna untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada para atlet yang sedang berjuang di Tanjungpinang.
“Kami berharap kerja keras para atlet, ditambah dukungan serta doa dari seluruh masyarakat Natuna, dapat memberikan hasil yang maksimal bagi kontingen Kabupaten Natuna di Porprov Kepri 2026,” harapnya.
Gulat Jadi Penyumbang Medali Terbanyak
Berdasarkan rekapitulasi sementara, cabang olahraga gulat menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Natuna dengan total delapan medali, terdiri dari satu perak dan tujuh perunggu.
Sementara itu, cabang olahraga barongsai berhasil mempersembahkan tiga medali, yakni satu emas dan dua perunggu. Sepak takraw turut menyumbangkan satu medali emas bagi kontingen Natuna.
Dua medali perak Natuna masing-masing berasal dari cabang olahraga gulat dan tenis meja.
Adapun medali perunggu lainnya disumbangkan oleh cabang olahraga akuatik, atletik, biliar, bulutangkis, dan catur, yang masing-masing menyumbangkan satu medali.
Secara keseluruhan, sembilan cabang olahraga telah menyumbangkan medali bagi Natuna dari sekitar 23 cabang olahraga yang diikuti pada Porprov VI Kepri tahun ini.
Perolehan tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring berlangsungnya pertandingan di sejumlah cabang olahraga lainnya.
Dukungan Masyarakat Jadi Energi Perjuangan
Porprov VI Kepri 2026 berlangsung selama delapan hari, mulai 1 hingga 8 November 2026, dengan Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah.
Dengan masih tersisanya waktu pertandingan, kontingen Natuna diharapkan mampu menjaga momentum dan memaksimalkan peluang untuk menambah pundi-pundi medali.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi di papan klasemen, keikutsertaan Natuna dalam ajang olahraga tingkat provinsi ini menjadi momentum untuk mengukur hasil pembinaan olahraga daerah sekaligus membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
Semangat para atlet yang terus berjuang menjadi kebanggaan masyarakat Natuna. Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat diharapkan tetap mengiringi langkah kontingen hingga penutupan Porprov VI Kepri 2026.
Bagi Natuna, setiap medali bukan hanya simbol kemenangan, tetapi juga buah dari kerja keras, ketekunan, dan harapan untuk membawa nama daerah semakin dikenal melalui prestasi olahraga.
Editor : Papi













