Buton Tengah – Sebanyak delapan putra-putri terbaik Kabupaten Buton Tengah berhasil lolos dalam Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Pola Pembibitan Daerah pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2026/2027.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu capaian Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dalam membuka akses pendidikan kedinasan bagi generasi muda daerah.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah menggelar pelepasan delapan calon taruna Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali di Aula Pancana Lantai 5 Kantor Bupati Buton Tengah, Jumat (6/11/2026).
Pelepasan tersebut diwakili oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Buton Tengah, Armin, S.Pd., M.Si., didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Tengah. Kegiatan itu juga dihadiri para calon taruna bersama orang tua masing-masing.
Delapan calon taruna tersebut berhasil melewati seluruh tahapan seleksi yang berlangsung secara bertahap dan kompetitif.
Berdasarkan data seleksi, dari 25 orang pendaftar awal, sebanyak 21 orang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Selanjutnya, 20 orang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dengan 12 orang berhasil lolos ke tahap berikutnya.
Pada tahapan akhir yang meliputi tes kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikotes, dan wawancara, sebanyak delapan orang dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan pendidikan di Poltrada Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekda Buton Tengah, Armin, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para calon taruna. Ia berpesan agar kesempatan yang telah diperoleh dijaga dengan kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab.
Ia juga mengingatkan agar para calon taruna belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh serta menjaga nama baik Kabupaten Buton Tengah selama menempuh pendidikan.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Kalian sudah berada di sekolah kedinasan, sehingga peluang untuk mengabdi kepada pemerintah lebih besar. Di dunia kerja pun, tenaga terampil dari sekolah kedinasan akan lebih dibutuhkan,” pesannya.
Armin menjelaskan, keberhasilan delapan calon taruna tersebut tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi putra-putri daerah.
Sebelumnya, pada bulan Juni 2026 lalu, Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, S.STP., M.Si., telah menandatangani perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan.
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk membuka peluang lebih besar bagi generasi muda Buton Tengah agar dapat mengakses pendidikan di sekolah kedinasan milik Kementerian Perhubungan.
Bahkan, dalam pembahasan bersama Kepala BPSDM Kementerian Perhubungan, Bupati Azhari turut mendorong adanya jalur afirmasi bagi putra-putri Buton Tengah yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi kedinasan tersebut.
Upaya ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah, sekaligus mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan sektor transportasi.
Setelah prosesi pelepasan, kedelapan calon taruna tersebut dijadwalkan berangkat pada Sabtu (7/11/2026) menuju Bandung untuk mengikuti Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar) di P3KSDMT selama kurang lebih dua minggu.
Usai mengikuti kegiatan tersebut, mereka akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Poltrada Bali untuk memulai pendidikan.
Armin menambahkan, pendidikan vokasi di lingkungan BPSDM Kementerian Perhubungan memiliki peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja terampil dan siap kerja.
Karena itu, ia mengajak generasi muda Buton Tengah untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan mengikuti pendidikan kedinasan yang telah dibuka melalui kerja sama pemerintah daerah.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi pendaftaran dan peluang pendidikan di lingkungan Kementerian Perhubungan, dapat mengakses kanal resmi BPSDM Kementerian Perhubungan atau berkoordinasi langsung dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Tengah.
Keberhasilan delapan calon taruna ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya bahwa putra-putri daerah juga memiliki kesempatan untuk bersaing, memperoleh pendidikan berkualitas, dan kelak kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Buton Tengah.
Laporan : Haris













