ABK KM Ocean Three Ditemukan Meninggal, Operasi Pencarian Satu Korban Berlanjut

0
93
FOTO : Tim SAR Gabungan yang melaksanakan Operasi Pencarian KM Ocean Three kembali menemukan satu korban dalam insiden hilangnya kapal barang tersebut di perairan Natuna.

Natuna – Tim SAR Gabungan yang melaksanakan Operasi Pencarian KM Ocean Three kembali menemukan satu korban dalam insiden hilangnya kapal barang tersebut di perairan Natuna. Seorang Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di sekitar Perairan Pian Padang, Senin (29/6/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 09.10 WIB pada koordinat 03°42.00′ LU dan 108°24.00′ BT oleh unsur SAR Nelayan yang tengah membantu operasi pencarian.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Natuna, Budiman, mengatakan setelah menerima laporan dari nelayan mitra Bakamla Ranai, pihaknya segera mengerahkan satu tim menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) menuju lokasi guna mempercepat proses evakuasi.

“Menerima laporan dari salah satu nelayan mitra Bakamla Ranai, Kantor SAR Natuna langsung mengerahkan satu tim menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) menuju lokasi penemuan untuk mempercepat proses evakuasi,” ujar Budiman.

Korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Penagi sebelum diserahkan kepada petugas Puskesmas Ranai menggunakan mobil jenazah untuk dibawa ke rumah duka.

Berdasarkan identifikasi yang dilakukan pihak keluarga melalui tanda lahir pada tubuh korban, jenazah dipastikan merupakan ABK KM Ocean Three atas nama **Arip**, warga Desa Singgang Bulan, Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menyampaikan apresiasi kepada para nelayan serta seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada unsur SAR Nelayan yang segera melaporkan temuan ini. Dengan ditemukannya korban atas nama Arip, saat ini Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu ABK lainnya, yaitu Yoga,” ujarnya.

Abdul Rahman menjelaskan, sehari sebelumnya nahkoda KM Ocean Three, Wan Zaidan (47), berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh unsur SAR dari Lanal Ranai dan PSDKP.

Saat ini operasi pencarian masih terus dilanjutkan dengan memperluas sektor pencarian ke arah utara, menyesuaikan pola pergerakan arus laut dan hasil analisis Tim SAR Gabungan.

Tim SAR mengimbau masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi pencarian, agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban kepada petugas guna mempercepat proses pencarian.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini