Cegah Bullying Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Bandarsyah Edukasi Siswa SMP IT Natuna Insan Qur’ani

0
11
FOTO : Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandarsyah, Brigadir Ozzy Agus Syahputra, memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP IT Natuna Insan Qur'ani, Kelurahan Bandarsyah, Kabupaten Natuna, Jumat (17/7/2026).

‎Natuna – Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan (bullying), Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandarsyah, Brigadir Ozzy Agus Syahputra, memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP IT Natuna Insan Qur’ani, Kelurahan Bandarsyah, Kabupaten Natuna, Jumat (17/7/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 09.45 WIB tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pelajar mengenai bahaya bullying, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, serta mendorong terciptanya budaya saling menghormati di lingkungan sekolah.

‎Dalam penyampaiannya, Brigadir Ozzy menjelaskan bahwa bullying merupakan tindakan menyakiti, mengintimidasi, mengejek, menghina, mengucilkan, atau mengancam seseorang secara sengaja dan berulang.

Menurutnya, perilaku tersebut dapat menimbulkan dampak serius bagi korban, seperti hilangnya rasa percaya diri, stres, trauma, menurunnya semangat belajar, hingga gangguan kesehatan mental.

‎Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pelaku bullying dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, baik berupa pembinaan di lingkungan sekolah maupun proses hukum apabila perbuatannya memenuhi unsur tindak pidana.

‎Pada kesempatan tersebut, Brigadir Ozzy mengajak para siswa untuk tidak ragu melaporkan setiap tindakan perundungan yang dialami maupun yang diketahui kepada guru, wali kelas, atau pihak sekolah agar dapat segera ditangani.

‎Ia juga mengajak seluruh peserta didik untuk menjunjung tinggi sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta mempererat persaudaraan antarteman.

Sebagai sekolah berbasis Islam, para siswa diharapkan mampu mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga sopan santun, saling menyayangi, dan menolak segala bentuk perundungan.

‎Melalui kegiatan ini diharapkan pemahaman siswa tentang bahaya bullying semakin meningkat, tumbuh kesadaran untuk tidak melakukan perundungan dalam bentuk apa pun, serta terjalin sinergi yang baik antara Polri, pihak sekolah, dan peserta didik dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini