FGD SPBN Penuba Timur Digelar, Nelayan Selayar Dorong Percepatan Operasional

0
42
FOTO : Pemerintah Kecamatan Selayar menggelar Forum Group Discussion (FGD) sekaligus konsultasi publik terkait rencana operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) PT Global Cipta Nusa di Desa Penuba Timur, Rabu (21/1/2026).

Lingga – Pemerintah Kecamatan Selayar menggelar Forum Group Discussion (FGD) sekaligus konsultasi publik terkait rencana operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) PT Global Cipta Nusa di Desa Penuba Timur, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi dan dukungan masyarakat nelayan terhadap penyediaan BBM khusus nelayan.

FGD berlangsung di ruang rapat Kantor Desa Penuba Timur dan dihadiri oleh Camat Selayar, Kapolsubsektor Selayar, Babinsa, Kepala Desa Penuba Timur, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), para kepala dusun, serta tokoh masyarakat.

Dalam forum tersebut, mayoritas peserta menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana operasional SPBN. Fasilitas ini dinilai sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas melaut nelayan yang selama ini terkendala akses BBM.

Perwakilan masyarakat, Junaidi, menyampaikan bahwa nelayan Selayar telah lama menantikan kehadiran SPBN. Selama ini, nelayan harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan bahan bakar, sehingga berdampak pada meningkatnya biaya operasional melaut.

“Nelayan berharap SPBN ini segera beroperasi agar akses BBM lebih mudah, aman, dan terjangkau,” ujar Junaidi.

Ia juga menyebutkan bahwa rencana pendirian SPBN Penuba Timur telah bergulir sejak tahun 2021, namun hingga kini belum terealisasi.

“Kami sudah lama menunggu, karena itu masyarakat nelayan mendukung penuh agar SPBN ini segera beroperasi,” tegasnya.

Ketua HNSI Kabupaten Lingga, Ruslan, menambahkan bahwa SPBN harus benar-benar berpihak kepada nelayan kecil dan dikelola secara profesional.

“SPBN diharapkan dapat beroperasi secara legal, konsisten, dan berkelanjutan, sehingga pasokan BBM nelayan bisa terjamin,” kata Ruslan.

Ia menilai, tingginya dukungan masyarakat dalam FGD menjadi bukti bahwa SPBN Penuba Timur dibutuhkan sebagai solusi atas keterbatasan akses BBM nelayan di Kecamatan Selayar.

Pemerintah Kecamatan Selayar berharap hasil FGD dan konsultasi publik ini dapat menjadi dasar percepatan realisasi operasional SPBN. Ke depan, SPBN diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas distribusi BBM, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan serta penguatan sektor perikanan rakyat di wilayah Selayar dan sekitarnya.(Bk/Iwan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini