
Natuna – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menjalin kerja sama strategis dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Natuna dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna untuk menanamkan budaya sadar keselamatan dan kesiapsiagaan kepada peserta didik sejak usia dini.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Kantor SAR Natuna, Jalan H. Adam Malik Km 6, Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (28/7/2026).
Melalui kerja sama ini, materi mengenai pencarian dan pertolongan (SAR) serta edukasi keselamatan akan diintegrasikan ke dalam kegiatan pendidikan mulai dari jenjang Raudhatul Athfal (RA) atau taman kanak-kanak hingga Madrasah Aliyah (MA) dan sekolah menengah.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengenai sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pencarian dan pertolongan serta pendidikan dasar dan menengah.
“Kami ingin membangun budaya sadar keselamatan sejak dini. Edukasi kepada anak-anak merupakan investasi jangka panjang agar mereka memiliki pengetahuan dasar tentang keselamatan dan mampu bertindak tepat ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Abdul Rahman.
Menurutnya, fokus utama kerja sama tersebut adalah mengintegrasikan pengetahuan keselamatan dan membentuk karakter sadar SAR melalui edukasi yang terstruktur serta pelatihan kesiapsiagaan di lingkungan sekolah.
Ia menjelaskan, sebagai wilayah kepulauan, Natuna dan Kepulauan Anambas memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap berbagai kondisi darurat, baik di darat maupun di laut. Karena itu, pembekalan pengetahuan dasar mengenai keselamatan dinilai penting diberikan sejak usia sekolah.
“Jika sejak dini mereka telah dibekali pengetahuan dasar SAR, maka ketika menghadapi kondisi darurat mereka tidak mudah panik dan dapat menjadi penolong pertama bagi diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Abdul Rahman menambahkan, Kantor SAR Natuna selama ini juga telah menjalankan program SAR Goes to School, yakni kegiatan sosialisasi, diseminasi, dan pelatihan keselamatan bagi satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi di Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut, ia berharap upaya membangun budaya sadar keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab Kantor SAR Natuna, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
“Dengan kolaborasi ini, kami berharap lahir generasi muda yang tangguh, memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan, serta siap menghadapi berbagai kondisi darurat di masa depan,” pungkasnya.
Editor : Papi












