
Natuna – Tim dari Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intel) melalui Direktorat IV Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) melakukan kunjungan dan monitoring terhadap pembangunan Proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Cemaga Utara, Kabupaten Natuna, Selasa (9/6/2026).
Turut hadir Kajari Natuna, Dr. Erwin Indrapraja, Camat Bunguran Selatan, Kades Cemaga Utara dan perwakilan instansi terkait.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan pembangunan strategis nasional agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.
Dalam kegiatan itu, tim Kejaksaan Agung meninjau langsung lokasi pembangunan untuk melihat perkembangan pekerjaan yang tengah berlangsung. Selain itu, tim juga menerima paparan dari pihak pelaksana proyek terkait capaian progres pembangunan, kendala yang dihadapi di lapangan, serta langkah-langkah percepatan yang dilakukan menjelang penyelesaian proyek.
Monitoring ini sekaligus menjadi sarana koordinasi antara Kejaksaan Agung dan pihak-pihak terkait guna mengidentifikasi potensi hambatan yang dapat memengaruhi penyelesaian pekerjaan.
Site Engineer PT Aset Prima Konstruksi, Wiky Anggara, menjelaskan progres pembangunan hingga saat ini telah mencapai 87,18 persen.
Menurutnya, pekerjaan fisik secara umum berjalan sesuai rencana dan sebagian besar bangunan telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Namun, terdapat pekerjaan pendukung berupa pemasangan trafo dan jaringan listrik yang masih dalam proses.
“Secara pekerjaan konstruksi tidak ada kendala. Yang menjadi perhatian saat ini adalah pekerjaan kelistrikan karena masih menunggu proses pengadaan dan pemasangan trafo serta jaringan listrik,” ujar Wiky.
Ia menjelaskan masa kontrak pekerjaan masih menyisakan sekitar dua minggu. Untuk mengejar target penyelesaian, pihak pelaksana akan menambah tenaga kerja dan mengoptimalkan jam kerja di lapangan.
“Kami akan memaksimalkan waktu yang tersisa dengan menambah personel dan mengatur jam kerja agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target,” katanya.
Wiky optimistis seluruh pekerjaan fisik dapat rampung tepat waktu. Ia berharap proses penyediaan trafo dan jaringan listrik juga dapat berjalan lancar sehingga seluruh fasilitas yang dibangun dapat segera difungsikan setelah proyek selesai.
“Kami berharap seluruh sarana pendukung, khususnya kelistrikan, dapat tersedia tepat waktu sehingga bangunan yang telah selesai dibangun bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.
Dengan progres yang telah mendekati 90 persen, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Cemaga Utara diharapkan segera rampung dan menjadi fasilitas yang mendukung peningkatan aktivitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat nelayan di Natuna. (Bk/Dika)












