Buton Selatan – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan terus berupaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat melalui berbagai program bantuan.
Salah satu yang menjadi prioritas adalah pemberian bantuan seragam sekolah bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Hal tersebut disampaikan, Kepala Dinas Pendidikan Buton Selatan La Bariu saat ditemui di kantornya, Selasa (22/7/2026).
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
Ia menjelaskan, bantuan seragam sekolah diprioritaskan bagi siswa dan siswi yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas agar mereka tetap dapat mengikuti proses belajar tanpa terbebani biaya perlengkapan sekolah.
“Kami memprioritaskan bantuan seragam sekolah bagi siswa dan siswi dari keluarga kurang mampu. Harapannya, bantuan ini dapat mengurangi beban orang tua sehingga anak-anak tetap semangat mengikuti proses belajar di sekolah,” ujar La Bariu.
Terkait program beasiswa pendidikan tinggi, La Bariu mengatakan hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Buton Selatan belum dapat mengalokasikan anggaran khusus.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan, sebagaimana dialami banyak pemerintah daerah di Indonesia.
“Untuk bantuan beasiswa kuliah, saat ini memang belum ada. Kondisi keuangan daerah sedang menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, sama seperti daerah-daerah lain di Indonesia. Sebelum adanya efisiensi, tentu pemerintah daerah berupaya mengalokasikan anggaran sesuai kemampuan fiskal yang dimiliki,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tetap berkomitmen menghadirkan program beasiswa apabila kondisi keuangan daerah telah memungkinkan.
La Bariu berharap, melalui program bantuan pendidikan yang saat ini berjalan serta pengembangan program beasiswa di masa mendatang, tidak ada lagi anak-anak di Buton Selatan yang harus menghentikan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.
“Kami berharap ke depan kondisi keuangan daerah semakin membaik sehingga program beasiswa dapat diwujudkan. Harapan kami sederhana, jangan ada lagi anak-anak Buton Selatan yang putus sekolah karena persoalan biaya. Mereka harus memiliki kesempatan yang sama untuk menyelesaikan pendidikan, bahkan hingga ke jenjang perguruan tinggi,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menilai sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, berbagai program bantuan akan terus diupayakan agar akses pendidikan dapat dirasakan secara merata, terutama oleh masyarakat yang membutuhkan. (Lp Aan)













