Medco Foundation Lanjutkan Aksi Kemanusiaan, Salurkan Bantuan SKK Migas-KKKS Sumbagut Senilai Rp 1,7 Miliar untuk Korban Banjir di Sumatera

0
21

Jakarta — Medco Foundation terus bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di Sumatera.

Berkolaborasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), bantuan logistik total yang disiapkan mencapai 10 ton senilai Rp 1,7 miliar untuk mendukung kebutuhan dasar warga pada masa tanggap darurat.

Pada pengiriman tahap ini, bantuan yang disalurkan mencakup 5 ton bahan pangan, 150 paket sandang (selimut, handuk, pakaian), 90 paket perlengkapan ibadah, 60 kompor gas, 130 tabung LPG (elpiji) beserta peralatan dapur, serta 1.500 jeriken. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan logistik tiba di titik-titik terdampak.

Medco Foundation mulai mendistribusikan bantuan langsung ke lokasi bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, sejak Kamis (25/12/2025).

Untuk wilayah Aceh, bantuan yang disalurkan bernilai Rp 1 miliar dan selanjutnya diserahkan kepada warga terdampak di sejumlah lokasi lain di Aceh, termasuk Gampong Pante Labu (Aceh Timur), Kubu (Aceh Utara), dan Gampong Pante Baro (Bireuen).

Penyaluran bantuan untuk wilayah Sumatera Barat senilai Rp 700 juta juga telah dilakukan pada 29-30 Desember 2025 untuk menjangkau titik-titik terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.

“Medco Foundation turut mendorong kolaborasi untuk memperluas jangkauan dalam upaya pemulihan pascabencana. Bukan hanya di Aceh, bersama SKK Migas, kami juga akan menyalurkan bantuan ke Sumatera Barat,” kata Rendra Permana, Head of Program Medco Foundation.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyatakan, pihaknya telah mengoordinasikan partisipasi sejumlah KKKS yang beroperasi di Sumatera Bagian Utara untuk memastikan bantuan yang disalurkan selaras dengan kebutuhan terkini di posko pengungsian maupun titik terdampak.

“Penyaluran bantuan secara kontinyu kita lakukan, sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu korban banjir di masa tanggap darurat,” ujar Djoko Siswanto.

Dengan dukungan berbagai pihak, bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan posko dan memenuhi kebutuhan dasar di wilayah terdampak. (Bk/Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini