
Baubau – Semangat kaderisasi dan pengabdian mewarnai pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Angkatan II yang digelar Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Baubau, Kamis (18/6).
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat itu dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Baubau, sejumlah instansi, jajaran Muhammadiyah beserta organisasi otonom (Ortom), mahasiswa, hingga masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap proses pembentukan kader KOKAM.
Bagi PDPM Kota Baubau, Diklatsar bukan sekadar agenda rutin organisasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk membentuk generasi muda yang memiliki disiplin, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan dalam mengemban tugas-tugas kemanusiaan.
Ketua Panitia Diklatsar KOKAM Angkatan II, Suwardin, S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik. Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh kesungguhan.
“Diklatsar ini merupakan momentum untuk melahirkan kader-kader KOKAM yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan siap mengabdikan diri kepada umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PDPM Kota Baubau menegaskan bahwa KOKAM merupakan garda terdepan Pemuda Muhammadiyah dalam menjalankan misi kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan pengabdian sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, penguatan kaderisasi menjadi langkah penting untuk menjawab berbagai tantangan zaman sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki militansi, loyalitas, serta kapasitas kepemimpinan.
“KOKAM harus hadir sebagai teladan, menjaga nilai-nilai Islam berkemajuan, dan siap menjadi pelopor dalam setiap gerakan kemanusiaan,” tegasnya.
Pembukaan Diklatsar dilakukan oleh Ketua KOKAM Sulawesi Tenggara, Nur Sabri, S.Pd. Ia memberikan apresiasi atas komitmen PDPM Kota Baubau dalam memperkuat kaderisasi KOKAM.
Menurutnya, keberadaan KOKAM memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat, baik melalui aksi sosial, penanggulangan bencana, maupun pembinaan generasi muda.
Ia berharap para peserta yang mengikuti pelatihan mampu tumbuh menjadi kader yang disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta kehidupan bermasyarakat.
Selama beberapa hari ke depan, peserta akan mengikuti berbagai materi, mulai dari ideologi Muhammadiyah, kepemimpinan, kedisiplinan, kebencanaan, kemanusiaan, hingga penguatan wawasan kebangsaan. Bekal tersebut diharapkan mampu melahirkan kader KOKAM yang siap mengemban amanah organisasi sekaligus menjadi pelopor dakwah dan gerakan kemanusiaan di Kota Baubau.
Melalui Diklatsar Angkatan II ini, PDPM Kota Baubau kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kaderisasi. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, organisasi berharap lahir generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kokoh dalam karakter, memiliki kepedulian sosial, serta siap mengabdi bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Laporan : La Ode












