Natuna — Suasana haru menyelimuti penutupan sekaligus penyematan brevet Latihan Dasar Pencarian dan Pertolongan (Latdas SAR) Angkatan CXXII Tahun 2025 di lingkungan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna. Prosesi penutupan berlangsung khidmat di tengah gerimis yang turun seolah menjadi saksi emosional momen bersejarah tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Pencarian dan Pertolongan (BPSDM PP), Kasie Penyelenggara Pelatihan Agung Priambodo, S.E., M.Han., beserta staf sebagai peninjau pelaksanaan Latihan dan Pendidikan Dasar SAR.
Hadir pula Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman selaku Penanggung Jawab kegiatan Latdas SAR CXXII Tahun 2025, didampingi jajaran pejabat serta seluruh personel Kantor SAR Natuna.
Momen paling mengharukan terjadi saat dilaksanakannya temu ramah siswa dengan orang tua yang digelar secara luring dan daring melalui aplikasi Zoom.
Tangis haru pecah ketika para siswa akhirnya dapat bertatap muka, meski secara virtual, dengan orang tua dan keluarga mereka setelah kurang lebih 21 hari menjalani pendidikan tanpa akses komunikasi.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali siswa atas dukungan serta kepercayaan yang diberikan kepada Basarnas.
“Terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya kepada kami. Alhamdulillah, selama pendidikan mereka dalam keadaan baik dan sehat. Kami mohon doa agar ke depan senantiasa diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, khususnya di wilayah kerja Natuna dan Anambas,” ujarnya dengan penuh haru pada Rabu (17/12/2025).
Perwakilan orang tua siswa juga menyampaikan rasa bangga atas pencapaian anak-anak mereka yang berhasil menuntaskan satu tahapan penting dalam perjalanan menjadi bagian dari Basarnas. Keberhasilan ini dinilai sebagai langkah awal menuju pengabdian di bidang kemanusiaan dan pelayanan publik.
Abdul Rahman berharap, momentum kelulusan Latdas SAR ini menjadi motivasi sekaligus pondasi komitmen bagi para siswa sebagai calon rescuer dan Aparatur Sipil Negara untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia. (Bk/Dika)

















