Presiden Mahasiswa STAI Natuna Jelajahi Geosite Gunung Ranai yang Menyimpan Keindahan Alam

0
117
FOTO : Presiden Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, Muhammad Raus, bersama dua rekannya menjelajahi Gunung Ranai,

Natuna — Presiden Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, Muhammad Raus, bersama dua rekannya menjelajahi Gunung Ranai, salah satu geosite yang menyimpan pesona alam luar biasa di Kabupaten Natuna, Minggu 19 Oktober 2025.

Pendakian dimulai pada pukul 08.30 WIB dan mereka berhasil mencapai puncak sekitar pukul 10.00 WIB.

Raus tidak mendaki sendirian. Ia ditemani dua rekannya sesama mahasiswa, yaitu Sahrul Gunawan dan Roy Herlambang.

Selain mereka, pendakian kali ini juga diikuti oleh sejumlah pendaki lain, termasuk pelajar SMA dan masyarakat umum.

Sesampainya di puncak, Raus mengaku sangat senang karena cuaca cerah dan panorama alam Gunung Ranai tampak memukau.

“Ini momen pertama saya ke puncak Gunung Ranai. Dalam perjalanan, saya melihat banyak papan bertuliskan ‘Gunung Ranai bukan tempat sampah’, tapi sayangnya masih ada orang yang membuang sampah sembarangan,” ujar Raus.

Ia menambahkan, kebiasaan buruk tersebut sangat disayangkan karena dapat merusak keindahan alam.

“Saya heran, mengapa masih ada yang mau membuang sampah sembarangan? Bukankah itu sama saja dengan mengotori tempat kita sendiri? Saya ingin generasi berikutnya tetap bisa menikmati keindahan alam yang sama. Mari kita jaga dan lestarikan alam kita jangan kotori gunung dengan sampah plastik,” tegasnya.

Sementara itu, Sahrul Gunawan, salah satu rekan pendakian, juga menyampaikan pandangan serupa.

“Kalau bukan dari kesadaran kita sendiri, terutama anak muda Natuna, siapa lagi yang akan menjaga alam kita? Mari ubah pola pikir agar lebih sehat jangan merusak dan mengotori alam,” ujarnya.

Raus berharap ke depannya ia bisa kembali mendaki Gunung Ranai untuk menikmati keindahan alam yang menakjubkan. Ia mengingatkan agar para pendaki selalu menjaga kebersihan.

“Jika kita membawa sampah ke gunung, maka bawalah kembali turun. Jangan jadikan gunung yang indah ini sebagai tempat sampah. Kita harus bersahabat dengan alam karena kita bagian dari alam. Alam memberi kita udara, makanan, dan sumber air,” tutupnya.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini