Dua Desa di Lakudo Dilanda Kebakaran, Empat Rumah Warga Ludes Terbakar

0
36
Keterangan Foto : Rumah warga di desa one waara ludes terbakar si jago merah

Buton Tengah – Kebakaran hebat melanda dua desa di Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, pada Senin pagi (6/4/2026), menghanguskan sedikitnya empat unit rumah warga.

Peristiwa tersebut terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di Dusun One Waara, Desa One Waara, dan Dusun Tanga Limbo, Desa Waara. Di Desa One Waara, tiga unit rumah milik warga dilaporkan ludes terbakar, sementara satu unit rumah lainnya terbakar di Desa Waara.

Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 05.10 WITA, sesaat setelah waktu subuh. Api dengan cepat membesar dan melahap tiga rumah milik Sulaiman, La Baodu, dan Husna dalam waktu kurang lebih 40 menit.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, api diduga pertama kali muncul dari rumah milik Sulaiman sebelum merambat ke rumah lain di sekitarnya.

“Api tiba-tiba muncul dan langsung membesar. Karena jarak rumah sangat dekat dan sebagian besar bangunan berbahan kayu, api cepat menyebar,” ujar salah seorang warga.

Dua rumah yang didominasi material kayu dilaporkan hangus terbakar tanpa sisa, sementara satu rumah lainnya yang berbahan batu masih menyisakan sebagian bangunan.

Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga setempat berupaya memadamkan api secara gotong royong dengan peralatan seadanya untuk mencegah api meluas ke permukiman lain.

Setelah armada pemadam kebakaran tiba, petugas langsung melakukan penyemprotan untuk memadamkan api hingga ke titik-titik yang masih menyala.
Namun, saat proses pemadaman masih berlangsung di Desa One Waara, warga kembali dikejutkan dengan kebakaran di Desa Waara. Satu unit rumah milik almarhumah Wa Halimu dilaporkan ikut terbakar.

Warga yang sebelumnya membantu pemadaman di lokasi pertama kemudian bergerak menuju Desa Waara untuk membantu proses pemadaman bersama petugas.Petugas terkait telah melakukan penanganan di kedua lokasi guna memastikan api benar-benar padam melalui proses pendinginan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian materiil masih dalam proses penyelidikan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya empat kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan untuk sementara harus mengungsi ke rumah kerabat.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, seperti memastikan kompor dalam kondisi mati setelah digunakan, rutin memeriksa instalasi listrik, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Laporan : Haris 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini