
Lingga — Semangat kebersamaan dan nasionalisme masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan Lomba Gerak Jalan Putra 8 Kilometer dan Putri 5 Kilometer dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang digelar Kecamatan Lingga tersebut berlangsung di Lapangan Hang Tuah, Daik Lingga, Minggu (9/8/2026), dan dibuka sekaligus dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga, H. Armia, S.Pd., M.IP., bersama istrinya, Ny. Qamariah Armia.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Berbagai kelompok peserta turut ambil bagian dalam perlombaan yang tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga.
Dalam sambutannya, H. Armia menyampaikan apresiasi kepada Plt. Camat Lingga, Shefi Hari Nugraha, S.STP., beserta jajaran dan perangkat Kecamatan Lingga yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di tengah keterbatasan anggaran menunjukkan kreativitas sekaligus komitmen pemerintah kecamatan dalam menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi kepada Camat Lingga beserta jajaran yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan ini. Di tengah kondisi anggaran yang kurang bersahabat, masih bisa kita laksanakan kegiatan seperti ini. Ini merupakan sesuatu yang patut kita apresiasi,” ujar Armia.
Kembali Setelah 13 Tahun
Bagi masyarakat Lingga, lomba gerak jalan tahun ini memiliki makna tersendiri. Kegiatan serupa diketahui terakhir kali dilaksanakan pada 2013 dan baru kembali digelar pada 2026.
Armia menyebut kembalinya kegiatan tersebut tidak terlepas dari inisiatif Camat Lingga bersama jajarannya untuk menghidupkan kembali kegiatan kemasyarakatan, khususnya dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan.
“Kalau kita ingat, kegiatan gerak jalan seperti ini terakhir dilaksanakan pada tahun 2013. Setelah sekian lama, hari ini kembali dapat kita laksanakan. Ini tentu berkat inisiatif Camat Lingga beserta jajarannya,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda yang mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif.
“Insyaallah tahun ini banyak kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Kecamatan Lingga. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus kita hidupkan sehingga masyarakat dapat ikut berpartisipasi dan bersama-sama memeriahkan hari kemerdekaan,” tambahnya.
Bukan Sekadar Mengejar Juara
Kepada seluruh peserta, Sekda Lingga berpesan agar menjaga kekompakan dan semangat selama perlombaan berlangsung. Menurutnya, kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan karena keikutsertaan masyarakat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan juga memiliki nilai penting.
“Jaga kekompakan, jaga semangat. Yang paling penting, kita sudah ikut berpartisipasi dan ikut memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke-81. Persoalan menang atau kalah itu bagian dari perlombaan,” pesannya.
Armia juga mengingatkan dewan juri agar menjalankan tugas secara objektif, adil, dan profesional sesuai ketentuan serta kriteria yang telah ditetapkan.
“Saya juga berharap kepada dewan juri agar dapat melakukan penilaian secara objektif. Nilailah sesuai dengan ketentuan dan kriteria yang telah ditetapkan, sehingga hasilnya nanti dapat diterima oleh semua pihak,” ujarnya.
Lomba gerak jalan tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni putra dengan jarak tempuh 8 kilometer dan putri sejauh 5 kilometer. Para peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Selain menjadi sarana olahraga dan hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, mempererat persatuan, serta membangun kebersamaan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lingga, sejumlah kepala OPD Kabupaten Lingga, Kapolsek, Kepala KUA, para lurah, jajaran Kecamatan Lingga, serta masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Lingga berharap semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat terus terjaga. Momentum kemerdekaan diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun daerah.
Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Semangat Kemerdekaan, Semangat Kebersamaan, Bersama Membangun Lingga.(Bk/Iwan)












