Ini Langkah Pemkab Natuna Untuk Merealisasikan Minyak Goreng Satu Harga

0
64
Foto ilustrasi minyak goreng satu harga

Bursakota.co.id, Natuna – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop) Kabupaten Natuna, Marwan Syahputra menyampaikan penerapan kebijakan Minyak Goreng Satu Harga di Natuna diupayakan terealisasi pada awal Februari 2022 mendatang.

Diketahui kebijakan minyak goreng satu harga yang diterbitkan oleh Menteri Perdagangan adalah sebesar Rp 14 ribu perliter.

Sampai saat ini Kadisperindagkop Natuna terus melakukan koordinasi baik dengan pihak kementerian maupun para pedagang besar.

“Rencananya besok kami akan rapat bersama, akan kita undang pengusaha yang biasa mendistribusikan minyak goreng ke Natuna,” kata Marwan, Rabu (26/1/2022).

Marwan juga telah berkoordinasi dengan pihak kementerian, termasuk dengan pihak pedagang supaya pelaksanaan penerapan minyak goreng di Kabupaten Natuna dapat segera direalisasikan.

“Kita akan membuat surat edaran yang intinya, agar pedagang Natuna segera mempercepat koordinasi dengan pemasok tempat mereka mengambil minyak goreng, agar selisih harga lama dan baru distok mereka bisa diklaim,” terangnya.

Menurutnya, sampai saat ini sudah ada sekitar 6 pengusaha besar yang tercatat memasok minyak goreng dengan sekala besar di Kabupaten Natuna.

“Pada intinya mereka siap mendukung program pemerintah tersebut dan Pemda Natuna melalui Disperindagkop UM, siap membantu memfasilitasi para pedagang besar di Natuna untuk minyak goreng satu harga,” ucapnya.

Selanjutnya Marwan menghimbau kepada para pedagang besar untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak produsen atau distributor supaya dapat segera dijalankan kebijakan harga minyak goreng satu harga di Kabupaten Natuna.

“Kita sudah memberi waktu sama mereka, kalau memang nantinya mereka mengalami kendala kita akan bantu, yang pastinya pak Bupati sudah memerintahkan saya untuk menyelesikan segala administrasi yang berkaitan dengan penerapan kebijakan dari pemerintah pusat ini,” paparnya.

Kedepan Marwan berharap kebijakan tersebut dapat diterapkan sampai ke tingkat kecamatan, dalam upaya membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng yang murah.

“Apabila masih belum turun juga bukan tidak mungkin kita akan melakukan operasi pasar, dengan cara menyediakan minyak goreng dengan harga Rp 14 ribu,” pungkasnya.(dika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here