Kades Nyamuk Akui Tak Terima Laporan Rumah Ambruk, Perangkat Desa Sebut Sudah Turun Membantu

0
8
FOTO : Kepala Desa Nyamuk Adnan

Bursakota.co.id, Anambas – Klarifikasi Pemerintah Desa Nyamuk atas sorotan minimnya perhatian terhadap musibah ambruknya rumah milik Nora (27) justru memunculkan fakta baru. Di tengah duka yang dialami keluarga korban, muncul perbedaan keterangan mengenai alur penyampaian informasi di lingkungan pemerintahan desa.

Kepala Desa Nyamuk Adnan, mengaku tidak mengetahui sama sekali peristiwa ambruknya rumah warganya ke laut.

Ia menyebut hingga tiga hari setelah kejadian tidak ada laporan yang diterimanya, baik dari pemilik rumah, Ketua RT, Ketua RW, maupun Kepala Dusun.

“Saya sama sekali tidak mendapat kabar terkait rumah warga yang ambruk. Tidak ada laporan dari pemilik rumah, RT, RW, bahkan kepala dusun,” ujar Kepala Desa saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, Pemerintah Desa Nyamuk juga tidak memiliki anggaran khusus untuk penanganan bencana seperti yang dialami keluarga Nora. Kendati demikian, ia menegaskan pemerintah desa tidak menutup mata terhadap musibah tersebut.

“Perangkat desa sudah turun membantu di lapangan, termasuk kepala dusun. Itu merupakan bentuk perhatian kami kepada warga,” katanya.

Namun, pernyataan tersebut berbeda dengan pengakuan Ketua RW 002, Ia mengatakan telah ikut membantu sejak hari pertama hingga hari kedua ppascakejadian

Meski belum menyampaikan laporan secara langsung kepada Kepala Desa, menurutnya informasi mengenai musibah itu sudah dibagikan oleh Ketua RT melalui grup WhatsApp RT/RW Desa Nyamuk yang juga beranggotakan Kepala Desa.

“Memang saya belum sempat menyampaikan langsung kepada Pak Kades. Tetapi RT sudah mengirimkan informasi kejadian itu melalui grup WhatsApp RT/RW desa yang di dalamnya juga ada Pak Kades,” ungkap Ketua RW.

Keterangan senada juga disampaikan Kepala Dusun. Ia mengaku langsung berinisiatif turun ke lokasi pada hari pertama untuk membantu keluarga korban, meski belum sempat melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa.

Selain membantu proses evakuasi, Kepala Dusun juga telah meminta data-data keluarga korban sebagai langkah awal pendataan pascabencana.

“Saya langsung turun ke lapangan membantu dan meminta data-data dari pemilik rumah. Memang saat itu saya belum sempat melapor kepada Pak Kades,” ujarnya.

Perbedaan keterangan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai koordinasi internal di lingkungan Pemerintah Desa Nyamuk dalam merespons musibah yang menimpa warganya.

Di satu sisi, Kepala Desa mengaku tidak menerima laporan, sementara di sisi lain perangkat desa menyatakan informasi telah beredar melalui grup komunikasi internal dan sebagian aparatur telah turun langsung ke lokasi sejak hari pertama.

Sebelumnya, keluarga Nora mengaku belum merasakan perhatian secara langsung dari pemerintah desa hingga tiga hari setelah rumah mereka ambruk ke laut. Kondisi tersebut memicu sorotan masyarakat yang berharap adanya respons cepat dan koordinasi yang lebih baik dalam penanganan musibah yang menimpa warga.(BK/Jun).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini