
Lingga – Komitmen meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik kembali ditunjukkan Yayasan Insan Madani Lingga dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi guru swasta dan tenaga kependidikan.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan rasa aman bagi para pendidik, khususnya dalam menjamin masa depan mereka melalui program jaminan pensiun.
Petugas Unit Layanan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Lingga, Yoga Dainis Awuy, menjelaskan bahwa Yayasan Insan Madani tidak tanggung-tanggung dalam memberikan perlindungan.
Sedikitnya empat program jaminan diambil sekaligus untuk meng-cover tenaga pendidik di SDIT Al-Madani, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).
Ketua Yayasan Insan Madani Lingga, Armain, menegaskan bahwa pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan sepenuhnya ditanggung oleh pihak yayasan, sesuai dengan batas maksimal yang telah ditetapkan.
Namun demikian, pihaknya tetap membuka ruang bagi tenaga pendidik yang ingin meningkatkan nilai manfaat, khususnya pada program Jaminan Hari Tua (JHT), dengan menambah iuran secara mandiri.
“Ini merupakan ikhtiar kami untuk memberikan jaminan kesejahteraan bagi guru dan tenaga kependidikan, baik yang berstatus Pegawai Yayasan dengan Perjanjian Kerja maupun Pegawai Tetap Yayasan,” ujar Armain, Selasa (28/04).
Langkah ini menjadi bukti nyata perhatian yayasan terhadap kesejahteraan tenaga pendidik, terutama di sektor pendidikan swasta yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan jaminan sosial.
Selain menghadirkan program jaminan pensiun, Yayasan Insan Madani juga terus melakukan peningkatan kesejahteraan secara bertahap. Dalam beberapa waktu terakhir, gaji guru telah mengalami kenaikan, disertai peningkatan tunjangan hari raya (THR) yang kini mencapai 100 persen dari gaji pokok, dari sebelumnya 60 persen.
Upaya ini diharapkan mampu mendorong motivasi dan profesionalisme para guru dalam menjalankan tugas pendidikan, seiring dengan tuntutan kualitas pendidikan yang semakin tinggi.
Apresiasi dan Harapan
Pihak BPJS Ketenagakerjaan menyambut baik langkah progresif ini. Menurut Yoga, inisiatif Yayasan Insan Madani Lingga dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya dalam memberikan perlindungan sosial bagi tenaga kerja di sektor pendidikan.
Dengan adanya jaminan sosial yang memadai, para guru diharapkan dapat bekerja dengan lebih tenang, fokus, dan optimal dalam mencetak generasi masa depan.
Program ini sekaligus menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada kurikulum dan fasilitas, tetapi juga pada kesejahteraan para pendidik sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia.(Bk/Iwan)












