
Natuna – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Natuna terus memperkuat pembinaan atlet melalui penyelenggaraan Natuna Youth Fighter Pencak Silat Championship 2026 sebagai langkah nyata mencetak generasi muda berprestasi di bidang olahraga.
Ketua IPSI Kabupaten Natuna, Anto Harahap, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi bagian dari program kerja IPSI dalam menjaring bibit atlet muda yang akan dipersiapkan ke ajang yang lebih tinggi.
“Peran IPSI akan lebih maksimal untuk menjaring bibit muda yang nantinya kita siapkan mengikuti ajang yang lebih tinggi, termasuk kejuaraan antar pelajar daerah yang akan digelar di Karimun. Jadi inilah momen kita untuk mencari atlet yang akan kita kirim,” ujarnya pada Jumat (17/04/2026).
Ia menegaskan, pelaksanaan kejuaraan ini merupakan langkah awal dalam proses pembinaan jangka panjang. Atlet-atlet yang terpilih nantinya akan dibina secara berkelanjutan agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Pembinaan pencak silat di Natuna sendiri, lanjut Anto, saat ini berjalan cukup baik. Kegiatan pembinaan telah dilakukan secara aktif melalui sekolah-sekolah di wilayah Natuna.
“Alhamdulillah pembinaan berjalan dari berbagai aspek, terutama melalui sekolah-sekolah, dan sejauh ini berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Menurutnya, perkembangan atlet pencak silat di Natuna menunjukkan hasil yang menggembirakan. IPSI pun selalu menargetkan perolehan medali dalam setiap kejuaraan yang diikuti oleh atlet asal Natuna.
“Potensi atlet kita cukup menjanjikan, dan kita selalu menargetkan medali di setiap kejuaraan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Anto mengingatkan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari warisan budaya bangsa yang telah diakui dunia oleh UNESCO. Ia mengajak generasi muda untuk tidak ragu menekuni pencak silat sebagai jalan meraih prestasi.
“Pencak silat ini budaya kita yang sudah diakui dunia. Jadi jangan hanya dilihat sebagai bela diri, tetapi juga sebagai cabang olahraga prestasi,” ungkapnya.
Ia juga menyebut bahwa banyak atlet pencak silat yang berhasil meniti karier hingga menjadi abdi negara, termasuk dari Natuna.
Dalam kesempatan tersebut, Anto berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat luas, agar pencak silat di Natuna terus berkembang dan tetap eksis.
“Kami berharap dukungan semua pihak untuk bersama-sama memajukan pencak silat di Natuna,” katanya.
IPSI Natuna menaruh harapan besar agar ke depan pencak silat di daerah ini mampu berperan aktif dalam dunia olahraga serta bersaing dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Kepulauan Riau, bahkan hingga melahirkan atlet tingkat nasional.
“Harapan kami, atlet pencak silat Natuna bisa bersaing dan ke depan ada yang mampu menjadi atlet nasional,” tutupnya. (Bk/Dika)












