Gubernur Ansar Ajak Peran Aktif Civitas Akademika dalam Percepatan Penurunan Stunting

0
61
Ket Foto : Gubernur Ansar saat Seminar Peran Civitas Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting melalui Kampus Peduli Stunting Kepulauan Riau (Kamping Kepri) di Aula Kampus Universitas Ibnu Sina Batam, Sabtu (16/11).

Bursakota.co.id, Kepri – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menggarisbawahi pentingnya peran semua pihak, terutama komunitas akademik, dalam upaya percepatan penurunan stunting di provinsi ini.

Hal ini disampaikannya saat Seminar Peran Civitas Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting melalui Kampus Peduli Stunting Kepulauan Riau (Kamping Kepri) di Aula Kampus Universitas Ibnu Sina Batam, Sabtu (16/11).

Ansar menyatakan bahwa stunting merupakan isu strategis yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dan daerah karena berkaitan erat dengan masa depan bangsa dan beban pemerintah dalam menjamin kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting sebagai langkah konkret dalam menangani masalah ini.

Dalam konteks bonus demografi, Ansar menekankan pentingnya memastikan bahwa masyarakat usia produktif bebas dari stunting agar Indonesia bisa memanfaatkan potensi bonus demografi tersebut.

Ia juga memberi apresiasi terhadap capaian Kepri dalam menurunkan angka stunting, namun menegaskan pentingnya upaya lebih lanjut untuk mencapai target yang ditetapkan.

Untuk mencapai target penurunan stunting yang ditetapkan oleh Presiden, Ansar mengajak semua pihak, termasuk swasta, masyarakat, dan kampus, untuk terlibat aktif.

Ia menyoroti keberhasilan Kabupaten Karimun dalam menurunkan angka stunting menjadi 11 persen dari 15 persen tahun sebelumnya, sebagai contoh yang bisa dijadikan pelajaran bagi daerah lain.

Ansar juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah membantu dalam mengedukasi masyarakat mengenai stunting. Ia berharap partisipasi lebih banyak kampus untuk memberikan perhatian pada masalah stunting di Kepulauan Riau.

Seminar tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Direktur Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, Rektor Universitas Ibnu Sina, serta berbagai pimpinan perguruan tinggi atau perwakilan, serta Tim Percepatan Pembangunan dan Kepala OPD Kepri yang turut hadir.

Editor : Dika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini